Kamis, 20 November 2025

T905 JOBSHEET MENGINSTAL VIRTUAL BOX

 

Menginstal Debian melalui Virtualbox



Sebelum Menginstal Debian melalui Virtualbox, lakukan langkah langkah
A. Instalasi VirtualBox
B. Membuat Virtual Machine
pada artikel di bawah ini :


Sebelum melakukan instalasi Linux Debian, mulai dulu dengan tampilan Virtual Box yang telah terinstal Virtual Machine seperti yang nampak pada gambar di bawah ini :



1. Untuk memulai instalasi Linux Debian, klik tombol Start yang terletak pada bagian atas pada gambar di atas ! 
Selanjutnya muncul tampilan Select Start-up disk seperti gambar di bawah ini, untuk memilih lokasi file debian 6.05.iso disimpan dengan menekan tombol di sebelah kanan di atas tombol Cancel



Muncul tampilan lokasi file debian 6.05.iso disimpan: Pilih file tersebut dan klik tombol Open



Muncul tampilan sebagai berikut :


Selanjutnya gunakan cara Manual, bukan Graphical, dengan memilih  Install. dan tekan tombol Enter pada Keyboard.


2. Selanjutnya muncul Menu Select a language dan sub menu Choose the language to be used for the installation process. Ini berarti memilih Bahasa yang akan digunakan selama proses instalasi. Misalnya memilih Indonesia. Kemudian Tekan ENTER.





3. Selanjutnya muncul Menu Select your location dan sub menu Country, territory or area. Ini berarti memilih lokasi yang akan digunakan selama proses instalasi. Lalu Tekan ENTER



4. Selanjutnya muncul Menu Select a keyboard layout dan sub menu Keymap to use. Ini berarti memilih layout Keyboard yang akan digunakan selama proses instalasi. Lalu Tekan ENTER



Selanjutnya muncul Menu Loading additional components dan sub menu Retrieving partman-basicfilesystems. Tunggu sampai proses mencapai 100 %


5. Selanjutnya muncul Menu Configure the network dan sub menu Please enter the hostname for this system dan Hostname. Ini berarti memberi nama Host, Misalnya ditulis nilai defaultnya yaitu debian. Kemudian pilih Continue





Masih pada menu Configure the network selanjutnya muncul sub menu Please enter the hostname for this system dan Domainname. Ini berarti memberi nama Host, Misalnya ditulis nilai defaultnya sama seperti sebelumnya yaitu debian. Kemudian pilih Continue




6. Selanjutnya muncul Menu Set up users and passwords dan sub menu Root password. Ini berarti memasukkan Kata Sandi Root. Kemudian pilih Continue.



Masih pada menu Set up users and passwords selanjutnya muncul sub menu  Re-enter password to verify . Ini berarti memasukkan kembali kata sandi untuk verifikasi, Kemudian pilih Continue.



Masih pada menu Set up users and passwords selanjutnya muncul sub menu  Full name for the new user. Ini berarti memasukkan nama user baru secara lengkap, Kemudian pilih Continue. 



Masih pada menu Set up users and passwords selanjutnya muncul sub menu  Username for your account. Ini berarti memasukkan nama sebuah akun, Kemudian pilih Continue. 



Masih pada menu Set up users and passwords selanjutnya muncul sub menu  Choose a password for the new user . Ini berarti memasukkan Kata Sandi untuk user baru, Kemudian pilih Continue. 



Masih pada menu Set up users and passwords selanjutnya muncul sub menu  Re-enter password to verify. Ini berarti memasukkan kembali Kata Sandi untuk Verifikasi, Kemudian pilih Continue. 



7. Selanjutnya muncul Menu Setting Up the Clock dan sub menu Getting the time from a network time server. Tunggu sampai proses mencapai 100 %




8. Selanjutnya muncul Menu Configure the clock dan sub menu Select your time zone . Ini berarti memilih Zona Waktu yang akan digunakan. Kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi



9. Selanjutnya muncul Menu Loading additional components dan sub menu Retrieving partman-lvmTunggu sampai proses mencapai 100 %



10. Selanjutnya muncul Menu Partition disks dan sub menu Partitioning methode. Ini berarti memilih Metoda Partisi yang akan digunakan. Kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi



Masih pada menu Partition disks  selanjutnya muncul sub menu  Select disk to partition. Ini berarti memilih Harddisk yang akan dipartisi. Kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi



Masih pada menu Partition disks  selanjutnya muncul sub menu  Partitioning scheme. Ini berarti memilih salah satu skema Partisi, Kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi.


Masih pada menu Partition disks  selanjutnya muncul sub menu  Select a partition to modify its setting. Ini berarti memilih salah satu Partisi agar dapat mengubah settingnya. Kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi.


Masih pada menu Partition disks  selanjutnya muncul sub menu  Write the changes to disks ?. Ini berarti memilih apakah akan disimpan ke disk ?. Pilih Yes kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi.




11. Selanjutnya muncul Menu Installing the base system. Tunggu sampai proses mencapai 100 %




12. Selanjutnya muncul Menu Configure the package manager dan sub menu Scan another CD or DVD ?. Ini berarti memilih akan memindai (menscan ) CD atau DVD lainnya ? Pilih No kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi


Masih pada menu Configure the package manager  selanjutnya muncul sub menu  Use a network mirror ?. Ini berarti memilih apakah akan menggunakan suatu jaringan cermin (mirror)? Pilih No kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi.
Lihat tautan : http://ghadinkz23.blogspot.com/2010/09/pengertian-mirror.html

 



13. Selanjutnya muncul Menu Select and install. Tunggu sampai proses mencapai 100 %



14. Selanjutnya muncul Menu Configuring popularity-contest dan sub menu  Participate in the package usage survey ?. Ini berarti memilih akan berpartisi dalam survey Penggunaan Paket Debian?  Pilih No kemudian tekan Enter.




15. Selanjutnya muncul Menu Software Selection dan sub menu  Choose software to install ?. Ini berarti memilih Perangkat perangkat lunak internal yang ingin diinstall  Pilih software yang paling bawah yaitu Standard System Utilities dengan menekan tombol Spacebar di keyboard untuk memilih dan menghapus pilihan. Pilih Continue dan tekan ENTER.
Pilihan ini menentukan bahwa Debian akan bekerja berbasis CLI


16. Selanjutnya muncul Menu Select and install software dan sub menu  Retrieving file 86 of 112  ?. Tunggu sampai proses mencapai 100 %



17. Selanjutnya muncul Menu Install the GRUB boot loader on a harddisk dan sub menu Install the GRUB boot loader to the master boot record ? Ini berarti memilih akan memasang boot loader GRUB master pada boot record ?  Pilih Yes kemudian tekan Enter untuk melanjutkan instalasi



18. Selanjutnya muncul Menu Installing GRUB boot loader dan sub menu Running "update-grub" ? Tunggu sampai proses mencapai 100 %




19. Selanjutnya muncul Menu Finish the installation dan sub menu Installation Complete Pilih Continue dan tekan ENTER.


20. Selanjutnya muncul Tampilan Debian Login dan Instalasi Linux selesai


T905 CHRISTIAN ERIC HENDRAWAN-WEB SERVER

                                                                  JOB SHEET

SMK TUNAS HARAPAN PATI

Program KeahlianMata PelajaranKode Mata Pelajaran
Teknik Komputer dan JaringanSistem Operasi Jaringan12.03/SOJ/2526
Tingkat / KelasMateri PokokWaktu Pembelajaran
XII TJKT 4Menginstal Sistem Operasi Jaringan8 x 45 Menit


Nama JobsheetTanggal Praktikum
WEB SERVER21 November 2025
Nama Siswa Score
Christian Eric Hendrawan


1.PRAKTIKUM 
- PERTAMA, SIAPKAN AOK VIRTUAL BOOX DAN PUTTY LALU LIHAT VIDIO SAYA

T905 CHRISTIAN ERIC HENDRAWAN-FILE SERVER

                                                                 JOB SHEET

SMK TUNAS HARAPAN PATI

Program KeahlianMata PelajaranKode Mata Pelajaran
Teknik Komputer dan JaringanSistem Operasi Jaringan12.03/SOJ/2526
Tingkat / KelasMateri PokokWaktu Pembelajaran
XII TJKT 4Menginstal Sistem Operasi Jaringan8 x 45 Menit


Nama JobsheetTanggal Praktikum
FILE SERVER21 November 2025
Nama Siswa Score
Christian Eric Hendrawan


1.PRAKTIKUM 
- PERTAMA, SIAPKAN AOK VIRTUAL BOOX DAN PUTTY LALU LIHAT VIDIO SAYA

T905 CHRISTIAN ERIC HENDRAWAN-FIREWALL

                                                                  JOB SHEET

SMK TUNAS HARAPAN PATI

Program KeahlianMata PelajaranKode Mata Pelajaran
Teknik Komputer dan JaringanSistem Operasi Jaringan12.03/SOJ/2526
Tingkat / KelasMateri PokokWaktu Pembelajaran
XII TJKT 4Menginstal Sistem Operasi Jaringan8 x 45 Menit


Nama JobsheetTanggal Praktikum
FIREWALL21 November 2025
Nama Siswa Score
Christian Eric Hendrawan


1.PRAKTIKUM 
- PERTAMA, SIAPKAN AOK VIRTUAL BOOX DAN PUTTY LALU LIHAT VIDIO SAYA



















































Jumat, 01 Agustus 2025

t905 Christian Eric Hendrawan - Konfigurasi DNS Debian 12


Konfigurasi DNS di Debian 12 menggunakan VirtualBox

Gambar 417 DNS Server


Pada tulisan kali ini saya akan berbagi tentang konfigurasi DNS di debian 12 yang disimulasikan secara virtual menggunakan VirtualBox. Sebelum mulai berlatih konfigurasi DNS di VirtualBox maka kita harus menyiapkan beberapa hal yaitu, Mesin Virtual dengan Sistem Operasi Debian di VirtualBox dan Jaringan Internet untuk download dan instalasi. 

Ada beberapa tahapan yang dilakukan, tetapi pada tulisan ini hanya akan saya bahas pada poin utamanya yaitu instalasi dan konfigurasi DNS. Tahapannya secara lengkapnya diantaranya yaitu :
  1. Buat mesin virtual di VirtualBox, cara dan langkahnya bisa dilihat di link ini.
  2. Install debian di Virtual Mesin VirtualBox, cara dan langkahnya sama dengan instalasi debian 10.
  3. Hubungkan debian VM (Virtual Mesin) dengan internet. Jika ada kesulitan bisa menelaah link ini.
  4. Setting Repository
  5. Instalasi DNS dan Konfigurasi DNS
  6. Pengujian hasil Konfigurasi DNS
  • Hubungkan debian VM ke PC Host
  • Uji coba

Instalasi DNS

Pada tahap ini sebelumnya harus memastikan sudah melakukan tahapan 1 hingga 4. Selanjutnya kita bisa memulai menginstal dengan mengetikkan perintah #apt install bind9 perhatikan tampilan berikut.




Konfigurasi DNS

Selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi, ada 4 file yang harus dikonfigurasi yaitu :
  1. Konfigurasi File Forward di file db.local yang sudah copy
  2. Konfigurasi File Reserve di file db.127 yang sudah copy
  3. Mendeklarasikan Zone Domain di file named.conf.default-zones
  4. Menambahkan nameserver di file resolv.conf

Ikuti langkah-langkah berikut :

1. Semua file konfigurasi untuk DNS tersimpan dalam direktory atau folder /etc/bind. 
Karena hal itu untuk mempermudah konfigurasi, kita bisa masuk terlebih dahulu ke folder tersebut dengan perintah seperti ini #cd /etc/bind



2. Kemudian lihat isi file di dalamnya dengan perintah #ls



3. Lakukan konfigurasi File Forward

File forward memiliki fungsi untuk memetakan nama domain ke ip address. Sebelum mengkonfigurasi file forward, kita perlu membuat file konfigurasinya dahulu dengan cara menduplikasi file forward yang sudah ada. Lakukan langkah-langkah berikut :

a. Copy terlebih dahulu file db.127 dan beri nama yang berbeda misalnya db.forward dengan perintah #cp db.127 db.forward kemudian lihat kembali isi foldernya dengan perintah #ls



b. Buka file db.forward dengan perintah #nano db.forward



c. Sebelum mulai langkah ini kita harus menyiapkan nama domain terlebih dahulu misalnya kita akan membuat domain dengan nama manabu.net. Garis bawah warna merah adalah nama domain diakhiri dengan titik (.), sedangkan warna kuning adalah ip dari server (debian). 

Setelah diubah script menjadi seperti berikut, kemudian simpan dengan perintah CTRL + X > ketik Y > Enter 


4. Konfigurasi File Reserve

File reverse merupakan kebalikan dari file forward, yakni memetakan ip address ke nama domain.

a. Selanjutnya duplikat file db.127 dan ganti beri nama yang berbeda misalnya db.reverse dengan perintah #cp db.127 db.reverse.



b. Buka file db.reverse dengan perintah #nano db.reverse


 

c. Ubahlah script diatas menjadi seperti berikut ini. Garis bawah warna merah adalah nama domain diakhiri dengan titik (.), sedangkan warna kuning adalah angka terakhir dari ip server (debian). Jika IP server 192.168.100.3 maka tuliskan angka 3. 

Setelah diubah script menjadi seperti berikut, kemudian simpan dengan perintah CTRL + X > ketik Y > Enter



5. Mendefinisikan Zone Domain

Pada bagian ini kita akan mendefinisikan zona-zona untuk domain yang akan kita gunakan. Di dalam zona ini kita tentukan file forward dan file reverse mana yang akan dipakai dan di-load oleh server dns.

a. Buka file dengan nama named.conf.default-zones dengan perintah #nano named.conf.default-zones

b. Kemudian tambahkan dengan script seperti berikut. Garis bawah warna merah adalah nama domain diakhiri dengan titik (.), sedangkan warna kuning adalah 3 byte terakhir dari ip server (debian) ditulis terbalik. 

Jika IP server 192.168.100.3 maka tuliskan menjadi 100.168.192, warna hijau adalah letak file yang yang tadi dituliskan. Setelah diubah script menjadi seperti berikut, kemudian simpan dengan perintah CTRL + X > ketik Y > Enter





6. Menambahkan nameserver

Agar domain yang sudah kita setting dapat dikenali di dalam jaringan, maka kita perlu mengkonfigurasi ip dns yang digunakan oleh setiap host. Lakukan langkah-langkah berikut :

a. Buka file resolv.conf dengan ketik #nano /etc/resolv.conf

b. Tambahkan script seperti tulisan warna putih dibawah ini. 

Garis bawah warna merah adalah nama domain, sedangkan warna kuning adalah ip dari server (debian). 

Setelah ditambah script menjadi seperti berikut, kemudian simpan dengan perintah CTRL + X > ketik Y > Enter




c. Sebelum merestart service, kita cek dahulu apakah konfigurasi yang dilakukan sudah benar dan tidak ada error. Cek dengan perintah #named-checkconf



Apabila tidak ada peringatan error maka konfigurasi sudah benar. Selanjutnya kita restart service dns dengan perintah #systemctl restart bind9 atau #service bind9 restart



7. Pengujian DNS

Pengujian DNS di sini kita bisa menggunakan dnsutils di server dan PC Host sebagai client.

Pengujian menggunakan dnsutils di server lakukan langkah-langkah berikut :

a. lakukan install dnsutils dengan perintah #apt install dnsutils

 


b. kemudian ketik #nslookup 192.168.100.3 dan #nslookup manabu.net

 


Pengujian menggunakan dnsutils di PC host lakukan langkah-langkah berikut :

a. Pertama hubungkan VM dengan PC host

Langkah bisa lihat link disini. Setting IP address pada client menjadi satu subnet dengan IP address server (debian). IP server (debian) yang kita gunakan adalah 192.168.100.3 maka pada IP address client bisa kita isikan yang satu subnet misalnya 192.168.100.1 saja. 

Sedangkan pada DNS server diisi dengan IP address server (debian) yaitu 192.168.100.3.

 


b. Lakukan ping untuk cek keberhasilan. Misalnya di cmd ping ke ip server atau ping ke domain server.

 


c. kemudian ketik #nslookup 192.168.100.3 dan #nslookup manabu.net




Jika tampilan hasil pengujian tidak ada error dan sesuai seperti contoh, maka artinya konfigurasi DNS kita berhasil. Untuk latihan Anda bisa mengganti IP address. Selamat mencoba, semoga manfaat.

T905 JOBSHEET MENGINSTAL VIRTUAL BOX

  Menginstal Debian melalui Virtualbox Sebelum Menginstal Debian melalui Virtualbox, lakukan langkah langkah A. Instalasi VirtualBox B. Memb...